Perkembangan Telematika di Bidang Pendidikan

undefined
undefined undefined

Perkembangan Telematika di bidang Pendidikan di Indonesia bisa dibilang berkembang pesat. Salah satunya adalah tentang adanya perkembangan dunia belajar mengajar berbasis online. Dimana murid dan guru atau dosen tidak haru s belajar secara bertatap muka secara langsung tetapi dengan metode Home Schooling. Metode ini bisa dilakukan kapan saja oleh si murid dengan pengaksesan belajar melalui internet.

Di Indonesia homeschooling sudah ada sejak lama. Sedangkan pengertian Homeschooling (HS) sendiri adalah model alternatif belajar selain di sekolah. Tak ada sebuah definisi tunggal mengenai homeschooling. Selain homeschooling, ada istilah “home education”, atau “home-based learning” yang digunakan untuk maksud yang kurang lebih sama.

Dalam bahasa Indonesia, ada yang menggunakan istilah “sekolah rumah”. Ada juga orangtua yang secara pribadi lebih suka mengartikan homeschooling dengan istilah “sekolah mandiri”. Tapi nama bukanlah sebuah isu. Disebut apapun, yang terpenting adalah esensinya.

Salah satu pengertian umum homeschooling adalah sebuah keluarga yang memilih untuk bertanggung jawab sendiri atas pendidikan anak-anak dan mendidik anaknya dengan berbasis rumah. Pada homeschooling, orang tua bertanggung jawab sepenuhnya atas proses pendidikan anak; sementara pada sekolah reguler tanggung jawab itu didelegasikan kepada guru dan sistem sekolah.

Walaupun orang tua menjadi penanggung jawab utama homeschooling, tetapi pendidikan homeschooling tidak hanya dan tidak harus dilakukan oleh orang tua. Selain mengajar sendiri, orang tua dapat mengundang guru privat, mendaftarkan anak pada kursus, melibatkan anak-anak pada proses magang (internship), dan sebagainya.

Sesuai namanya, proses homeschooling memang berpusat di rumah. Tetapi, proses homeschooling umumnya tidak hanya mengambil lokasi di rumah. Para orang tua homeschooling dapat menggunakan sarana apa saja dan di mana saja untuk pendidikan homeschooling anaknya.

Keberadaan homeschooling Indonesia telah diatur dalam UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 27 ayat (10) yang berbunyi:

“Kegiatan pendidikan informal yang dilakukan oleh keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri”

Dalam praktek homeschooling tidak harus memenuhi penyetaraan pendidikan. Pendidikan kesetaraan adalah hak dan bersifat opsional. Jika praktisi homeschooling menginginkannya, mereka dapat menempuhnya. Jika tidak, mereka tetap dapat memilih dan memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Tetapi Penyetaraan ini digunakan untuk dapat dihargai dan setara dengan hasil pendidikan formal, tentu setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah dengan mengacu pada standar nasional pendidikan.

Penyetaraan dalam praktek homeschooling yaitu penyetaraan ujian, penilaian, penyelenggaraan, dan tujuan pendidikan. Pendidikan kesetaraan dalam ujian nasional meliputi program Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA.

Kelebihan homeschooling:

  • Customized, sesuai kebutuhan anak dan kondisi keluarga.
  • Lebih memberikan peluang untuk kemandirian dan kreativitas individual yang tidak didapatkan dalam model sekolah umum.
  • Memaksimalkan potensi anak sejak usia dini, tanpa harus mengikuti standar waktu yang ditetapkan di sekolah.
  • Lebih siap untuk terjun di dunia nyata (real world) karena proses pembelajarannya berdasarkan kegiatan sehari-hari yang ada di sekitarnya.
  • Kesesuaian pertumbuhan nilai-nilai anak dengan keluarga. Relatif terlindung dari paparan nilai dan pergaulan yang menyimpang (tawuran, drug, konsumerisme, pornografi, mencontek, dsb).
  • Kemampuan bergaul dengan orang tua dan yang berbeda umur (vertical socialization).
  • Biaya pendidikan dapat menyesuaikan dengan keadaan orang tua

Kekurangan homeschooling:

  • Butuh komitmen dan keterlibatan tinggi dari orang tua
  • Sosialisasi seumur (peer-group socialization) relatif rendah. Anak relatif tidak terekspos dengan pergaulan yang heterogen secara sosial.
  • Ada resiko kurangnya kemampuan bekerja dalam tim (team work), organisasi, dan kepemimpinan.
  • Perlindungan orang tua dapat memberikan efek samping ketidakmampuan menyelesaikan situasi sosial dan masalah yang kompleks yang tidak terprediksi.

Semua sistem pendidikan memiliki kelebihan dan kekurangan. Satu sistem sesuai untuk kondisi tertentu dan sistem yang lain lebih sesuai untuk kondisi yang berbeda. Daripada mencari sistem yang super, lebih baik mencari sistem yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak dan kondisi kita.

Sistem pendidikan anak melalui sekolah memang umum dan sudah dipraktekkan selama bertahun-tahun lamanya. Saat ini, pendidikan melalui sekolah menjadi pilihan hampir seluruh masyarakat.

Tetapi sekolah bukanlah satu-satunya cara bagi anak untuk memperoleh pendidikannya. Sekolah hanyalah salah satu cara bagi anak untuk belajar dan memperoleh pendidikannya. Sebagai sebuah institusi/sistem belajar, sekolah tidaklah sempurna. Itulah sebabnya, selalu ada peluang pembaruan untuk memperbaiki sistem pendidikan; baik di level filosofi, insitusi, approach, dan sebagainya.

Sebagai sosok yang bertanggung jawab untuk mengantarkan anak-anak pada masa depannya, orang tua memiliki tanggung jawab sekaligus pilihan untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak. Homeschooling menjadi alternatif pendidikan yang rasional bagi orang tua; memiliki kelebihan dan kekurangan inheren di dalam sistemnya.

Tugas kita sebagai orang tua adalah memastikan bahwa kita telah memberikan yang maksimal untuk anak-anak kita, dengan segala batasan (constraint) yang kita miliki.

telematika

1.Konsep / Teori Telematika
Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika, yang di mana pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi.

2.Contoh Telematika
-E-commerce
Prinsip e-commerce tetap pada transaksi jual beli. Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, samapi membuat claim.
- E-learning
Globalisasi telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dalri pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia sudah berkembang pendidikan terbuka dengan modus belajar jarah jauh (distance lesrning) dengan media internet berbasis web atau situs. seperti kampus saya, gunadarma e learning di lakukan oleh para dosen yaitu v-class/ virtual class.

3.Pengembangan telematika
di indonesia perkembangan telematika bisa di urutkan dari mulai dari radio, telegrap, dan telepon, televise, satelit telekomunikasi, hingga ke internet dan perangkat multimedia tampil dan berkembang di Indonesia.

sumber : wikipedia

Kalimat Proposisi

Jawaban Bahasa Indonesia (maret 2011)

Kelompok :
Indra Dahna Christianto (11108013)
Danang purnomo (12108169)
Reski Abuchaer (11108608)

Buat kelompok maksimal 3 mahasiswa dan diskusikan soal dengan rekan satu kelompok

1. Tentukan bentuk proposisi yang tepat pada pernyataan di bawah ini!

- Bahasa adalah sarana penalaran

Merupakan bentuk preposisi Affirmasi Universal (A) yang berarti mengiyakan preposisi untuk kuantifikator yang bersifat universal (seluruh kelas subjek bahasa), karena semua kelas bahasa merupakan saranan penalaran.

- sifat kuantitatif matematika meningkatkan daya prediksi ilmu.

Merupakan bentuk preposisi Negatif Universal (E) yang berarti menyangkal preposisi untuk kuantigikator yang bersifat universal (seluruh kelas subjek sifat kuantitatif matematika), karena tidak seluruh sifat kuantitatif maatematika dapat meningkatkan daya prediksi ilmu.

- Bagaimana peranan bahasa dalam proses penalaran?

Bukan merupakan preposisi, merupakan kalimat tanya yang tidak dapat diuji kebenarannya.

- Semoga saja penelitian ini berhasil!

Bukan merupakan preposisi, merupakan kalimat seru yang tidak dapat diuji kebenarannya.

2. Temukan kalimat abstrak dalam bahasa logika predikat untuk kalimat bahasa manusia berikut ini :

a. Untuk semua manusia, tidak ada manusia yang abadi
- Predikat dari pernyataan tersebut adalah : manusia, abadi;
- Kalimat abstrak : ”tidak ada manusia”.

b. Socrates adalah manusia
- Predikat dari pernyataan tersebut adalah : manusia;
- Kalimat abstrak : ”adalah manusia”.

c. Jika socrates adalah manusia dan Untuk semua manusia, tidak ada manusia yang abadi maka socrates tidak abadi.
- Predikat dari pernyataan tersebut adalah : manusia, abadi, socrates;
- Kalimat abstrak : ”tidak ada manusia” dan ”maka socrates”.

d. Jika semua bilangan prima adalah bilangan ganjil maka beberapa bilangan genap adalah bilangan prima.
- Predikat dari pernyataan tersebut adalah : bilangan, genap, prima;
- Kalimat abstrak : ”bilangan genap adalah bilangan prima”.

Analisis Jurnal “PROSES PENGOLAHAN AIR BUANGAN INDUSTRI TAPIOKA”

Nama Kelompok : Indra Dahna C(11108013)
Danang Purnomo (12108169)
Reski Abuchaer (11108608)
Kelas :3ka09

Analisis Jurnal “PROSES PENGOLAHAN AIR BUANGAN INDUSTRI TAPIOKA”

PROSES PENGOLAHAN AIR BUANGAN INDUSTRI TAPIOKA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penurunan kadar zat pencemar air buangan industry tapioka terhadap waktu aerasi, tekanan udara yang di aerasikan, dan konsetrasi lumpur aktif
Penyusun Budi Samntoso
Fakultas Tekhnik industri Universitas Gunadarma

Pendahuluan : Industri tapioka adalah tergolong industry yang dikelola dalam bentuk industry kecil, industry menengah maupun industry besar, dan di Indonesia cukup banyak industry ini.

Tujuan : Tujuan dari Penelitian ini untuk mengetahui seberapa bahaya limbah tapioka yang masih mengandung BOD dan COD yang berbahaya bila langsung dibuang ke perairan dan akan merusak perairan tersebut Karena akan kekurangan oksigen sehingga terjadi proses an-aerob

Metode penelitian : penelitian ini dilakukan di laboratorium LPP UPN YOGYAKARTA, dengan pengaruh waktu aerasi terhadap penurunan zat pencemar air buangan tapioka, pengaruh udara yang diaerasikan terhadap penurunan kadar zat pencemar air buangan tapioka, dan pengaruh konsentrasi lumpur aktif terhadap penurunan kadar zat pencemaran air buangan tapioka

Kesimpulan : Dari Hasil penelitian dapat di simpulkan menunjukkan bahwa dengan waktu aerasi yang lama akan menurunkan kadar zat pencemar air buangan tapioka.

Sumber : UG JURNAL vol.5 no1 tahun 2011 hal 18

Latar belakang penulisan ilmiah

1.1 Latar Belakang Masalah

 

Jaringan komputer saat ini sangat dibutuhkan untuk menghubungkan berbagai instansi pemerintahan, kampus, dan bahkan untuk bisnis dimana banyak sekali perusahaan yang memerlukan informasi, data-data dari kantor-kantor lainnya dan dari rekan kerja, afiliasi bisnis, dan konsumen.

Sering kali terjadi permasalahan pada jaringan komputer antara lain data yang dikirimkan lambat, rusak dan bahkan tidak sampai ke tujuan. Komunikasi sering mengalami time-out, hingga masalah keamanan. Oleh sebab itu, jaringan komputer memerlukan sebuah router, yaitu alat yang berfungsi sebagai pengatur jalur lalu-lintas data sehingga tepat pada sasarannya. Dengan berbagai fasilitas yang dimiliki router, maka komunikasi pada jaringan komputer dapat berjalan dengan baik.

Namun, harga router tidak murah, hal ini sesuai dengan kinerja yang dihasilkan dari router itu sendiri. Hingga ditemukannya sebuah solusi yaitu Sistem Operasi keturunan linux yang dikhususkan untuk networking, yaitu MikroTik Router OS yang terbukti murah dan handal dalam melakukan kerjanya sebagai router. Sistem Operasi ini banyak digunakan di ISP (Internet Service Provider) sebagai Limit bandwidth, router pada warnet, Gateway pada Kantor, hingga kafe sebagai hotspot

 

definisi entity relationship diagram

ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol. Pada dasarnya ada tiga simbol yang digunakan, yaitu :

1. Entiti

Entiti merupakan objek yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain (Fathansyah, 1999: 30). Simbol dari entiti ini biasanya digambarkan dengan persegi panjang.

 

2. Atribut

Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang lain. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips..

3. Hubungan / Relasi

Hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Relasi dapat digambarkan sebagai berikut :

 

Relasi yang terjadi diantara dua himpunan entitas (misalnya A dan B) dalam satu basis data yaitu (Abdul Kadir, 2002: 48) :

1). Satu ke satu (One to one)

Hubungan relasi satu ke satu yaitu setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B.

2). Satu ke banyak (One to many)

Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi setiap entitas pada entitas B dapat berhubungan dengan satu entitas pada himpunan entitas A.

3). Banyak ke banyak (Many to many)

Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B.

 

Implementasi Jaringan Komputer pada Dunia Bisnis, Perbankan, Mobile, dan Rumah

ea

1. Pada Bidang Dunia Bisnis
Perkembangan bisnis yang semakin pesat disertai dengan semakin canggihnya teknologi mengharuskan kita untuk lebih pintar dalam memilah milih agar usaha yang kita jalani tidak tertinggal jauh dengan perkembangan dunia bisnis saat ini. Dapat kita lihat sekarang ini banyak dijumpai bisnis online, seiring dengan berkembangnya teknologi informasi kegiatan tawar menawar dan jual beli tidak perlu dilakukan dengan cara menyambangi tempat yang menjual barang yang yang kita inginkan. Dengan cara kita membangun sebuah Website jual beli dengan gaya yang unik dan kreatif maka kita dapat melakukan jual beli melalui website tersebut atau sekarang yang sering kita sebut e-commerce. Adapun dampak positif dan negative dari kegiatan tersebut, dampak positifnya kita dapat hemat waktu, hemat biaya, dan hemat tenaga sedangkan dampak negatifnya barang yang kita pesan kadang tidak sesuai yang kita harapkan seperti pada sample, barang telat sampai, adanya sedikit atau banyak cacat produksi.

2. Pada Mobile User
Teknologi canggih kini sudah seperti jajanan wajib bagi penggunanya, dapat kita lihat perkembangan mobile saat ini semakin menjalar dan saling bersaing untuk memberikan fitur-fitur menarik bagi pengguna. Padahal dulu fitur yang hanya dibutuhkan cuma sebatas telepon dan sms saja sudah cukup, tetapi sekarang banyak fitur yang dapat pengguna nikmati seperti Video Call, Bluetooth, sharing video, sharing photo, sharing lagu, dan ditambahkan dengan fitur-fitur social network. Contoh dari perkembangan teknologi mobile yang sekarang banyak digunakan misalnya Blackberry, produsen blackberry memberikan layanan dan fitur-fitur yang akan memanjakan para penggunanya seperti adanya layanan Bbm yang memudahkan user saling berkomunikasi seperti sms atau chat dengan cara saling menukar pin maka kita bisa berhemat pulsa, disediakan juga layanan yang selalu terhubung dengan global news and network.

Mobile : – Penggunaan hanphone untuk mengakses Situs Jejaring sosial ( Facebook,email,Twitter)
- Adanya aplikasi Video call
- Live Streaming
- Adanya fasilitas GPS yang bisa mengakses dareah suatu tempat

3. Bidang Perbankan
Sekarang apabila kita ingin bepergian jauh tidak perlu membawa banyak uang yang mungkin banyak beresiko saat diperjalanan seperti dirampok,dicuri,atau hilang. Saat ini teknologi dalam bidang perbankan sudah berkembang, dengan adanya ATM (Anjungan Tunai Mandiri) kita bias transaksi atau mengambil uang dimanapun walaupun berbeda daerah. Ditambah lagi dengan adanya ATM bersama transaksi bisa dilakukan dengan berbeda bank apabila saat akan transaksi pada bank tersebut terjadi antrian atau mesin atm tidak berfungsi. Selain ATM perbankan sekarang juga menyediakan layanan seperti e-banking atau m-banking, kita dapat melakukan transaksi melalui internet ataupun mobile.

4. Home
Dengan hadirnya jaringan internet yang dapat menjangkau rumah di kota maupun di desa-desa sekarang ini membuat perbedaan tak berarti. Banyak memberikan manfaat seperti,
a. Bagi para ibu rumah tangga banyak memberikan manfaat dan solusi karena sekali banyak situs atau website yang memberikan inspirasi seperti tips dan trik merawat dan mendidik anak, tips masakan enak, dan untuk ibu yang senang berbisnis tapi tetap ingin santai dirumah bisa juga melakukan bisnis online.
b. Bagi para pelajar atau mahasiswa bisa menambah dan memperluas ilmu selain formal disekolah atau dikampus, dengan adanya internet dirumah kita dapat belajar lebih mengenal dunia tanpa harus beranjak keluar.
c. Bagi para pembisnis untuk membuat lebih efisiennya waktu dan biaya dengan adanya internet dirumah mungkin akan membantu sambil bersantai dan berkumpul bersama keluarga tidak meninggalkan bisnis yang sedang dijalani karena masih dapat terkontrol walaupun berada dirumah.

Dilihat dari semua penerapan jaringan computer tersebut diatas saya pribadi dapat menyimpulkan, bahwa pengimplementasian dari jaringan computer saat ini bisa pada berbagai macam bidang dan menghasilkan manfaat adapun dampak positif dan negative serta kerugiaannya.

Referensi :

http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer

http://miamiaw.blogspot.com/

Menempatkan TIK di Tangan Perempuan dari Kanpur dan Chikan Pekerja Bordir Lucknow

jangkauan yang luas dan kemitraan strategis dengan pemimpin opini setempat telah menarik populasi target dua perempuan – mereka yang terlibat di sektor informal dan mereka yang terlibat dalam produksi “chikan” bordir – termasuk sebagian besar wanita Muslim. Pusat-pusat menyediakan pelatihan di wilayah target keterampilan: keterampilan komputer, keterampilan kerajinan tangan, dan pengetahuan kesehatan. Proyek ini bertujuan untuk menjawab tiga pertanyaan kunci:

* Dapat TIK [teknologi informasi dan komunikasi] meningkatkan kapasitas perempuan yang bergerak di sektor informal untuk meningkatkan pendapatan mereka dan / atau memungkinkan perempuan untuk memasuki sektor informal dan menghasilkan penghidupan yang berkelanjutan?
*

TIK dapat meningkatkan kapasitas perempuan terlibat dalam perdagangan hasil karya, seperti bordir “chikan”, untuk meningkatkan pendapatan mereka?
*

TIK dapat meningkatkan kapasitas “chikan” pekerja untuk terlibat dalam sumber-sumber alternatif mata pencaharian di dalam baik sektor informal atau formal, dengan demikian meningkatkan kemampuan mereka untuk mencapai penghidupan yang berkelanjutan mengingat kejenuhan-lebih pekerja di industri “chikan” dan yang terkait menurun kembali?

keberhasilan proyek ini sampai sekarang telah menciptakan peluang baru untuk bergerak di luar tujuan aslinya dan menyediakan model yang sangat kuat dan inovatif untuk menciptakan perubahan signifikan dalam potensi pasar pekerja chikan. Untuk memanfaatkan peluang ini, proyek tersebut memerlukan bantuan teknis tambahan, yang paling penting dalam bentuk keahlian pemasaran industri-spesifik internasional.

Review Instrumen Evaluasi

Project evaluators use several instruments to obtain quantitative and qualitative monitoring and evaluation (M&E) data. Proyek evaluator menggunakan beberapa alat untuk mendapatkan pemantauan kuantitatif dan kualitatif dan evaluasi (M & E) data. Ada peluang untuk memperkuat upaya pengumpulan data untuk memastikan data yang diperlukan dikumpulkan dan bahwa data konsisten dan relatif mudah untuk menganalisis. Tim Evaluasi meninjau Framework dan merasa sangat berguna. Mereka juga memberikan rekomendasi untuk membuat dokumen lebih bermanfaat untuk mereka dan untuk tim proyek evaluasi lainnya. Kebanyakan saran yang terlibat menambahkan contoh instrumen evaluasi yang berguna untuk berbagai jenis tujuan evaluasi. Tim juga mengidentifikasi pertanyaan penelitian terapan mereka ingin alamat. Brodman mengeksplorasi penggunaan Kritis disingkat [(CSF)] Metode Sukses Factor menjawab pertanyaan penelitian terapan, yang muncul untuk bekerja secara efektif.

Dapatkah Teknologi Informasi dan Komunikasi Membuat Perbedaan dalam Pembangunan Ekonomi Transisi?

Meskipun runtuhnya
“Internet bubble” pada tahun 2001, pertumbuhan yang cepat dalam produktivitas dipicu oleh ICT. Baru-baru ini perkiraan U. S. Departemen Tenaga Kerja (2004) menunjukkan bahwa pertumbuhan produktivitas tenaga kerja di Amerika Serikat selama 1995-2004 lebih dari dua kali rata-rata dua dekade sebelumnya. Jorgenson et al. (2004) proyek bahwa pertumbuhan produktivitas yang tinggi akan berlanjut sampai 2010.

ICT BISA MEMBUAT PERBEDAAN EKONOMIS TRANSISI?
Artikel ini menyelidiki pertanyaan potensi ICT untuk pertumbuhan produktivitas yang lebih cepat dari kedua makro dan perspektif industri-tingkat. Pertama, ia berargumen bahwa antara 1995 dan 2003 ICT berkontribusi dipercepat pertumbuhan produktivitas dalam empat anggota Uni Eropa yang baru negara (kasus lompatan teknologi) dan dengan demikian untuk konvergensi mereka lebih cepat dengan UE 15 (Tapi tidak dengan Amerika Serikat). Di Rumania, Rusia,
dan, pada tingkat lebih rendah, Bulgaria dan Slowakia, bagaimanapun, kesenjangan produktivitas melebar, terutama karena kualitas lebih rendah dari ekonomi dan kelembagaan lingkungan, yang menghambat difusi ICT (kasus kesenjangan digital tumbuh). Kedua, pada dasar proyeksi dampak ICT terhadap pertumbuhan PDB di Polandia hingga 2025, artikel ini berpendapat bahwa TIK memiliki potensi jangka panjang yang besar untuk mempercepat pembangunan negara-negara CEER. Ketiga, artikel itu menunjukkan bahwa penggunaan ICT memiliki peran penting dalam merangsang pertumbuhan produktivitas di industri tingkat di empat negara CEE dan yang menawarkan potensi pertumbuhan produktivitas lebih cepat dalam tradisional, industri yang saat ini tidak menggunakan ICT banyak. Jika industri-industri ini mampu untuk mencapai tingkat yang sama pertumbuhan produktivitas industri ICT-gunakan, mereka akan membuat sebuah kontribusi signifikan terhadap konvergensi lebih cepat. Menyadari potensi ini, bagaimanapun, krusial akan tergantung pada farreaching reformasi struktural, reorganisasi bisnis, investasi yang lebih besar dalam modal manusia, dan dirancang dengan baik publik “mendorong strategi.” Menurut metodologi ini, ICT dapat mempengaruhi ekonomi pertumbuhan melalui tiga jalur:
♦ Penggunaan modal ICT sebagai masukan dalam produksi barang dan jasa.
♦ Peningkatan produktivitas faktor total (TFP) dari produksi di sektor ICT, yang memberikan kontribusi pertumbuhan TFP agregat dalam suatu perekonomian.
♦ Kontribusi terhadap TFP ekonomi yang luas dari peningkatan produktivitas non-ICT memproduksi sektor disebabkan oleh produksi dan penggunaan ICT (Efek spillover).
KESIMPULAN

Antara 1995 dan 2003 ICT berkontribusi lebih cepat pertumbuhan dan konvergensi dipercepat Ceko Republik, Hungaria, Polandia, dan Slovenia dengan EU-15, namun, Rumania, Rusia dan ke yang lebih rendah sejauh-Slovakia dan Bulgaria tertinggal. Ini karena kualitas lebih rendah dari ekonomi dan lingkungan kelembagaan yang terhambat yang difusi dan ef ª efisien penggunaan ICT. Negara-lintas perbedaan dalam dampak ekonomi dari investasi ICT menunjukkan hubungan erat antara difusi ICT dan kemajuan reformasi ekonomi. Karena Bulgaria dan Rumania akan bergabung dengan Uni Eropa pada tahun 2007-2008, yang akan memperkuat ekonomi mereka lingkungan serta memberikan masing-masing dengan substansial tambahan dana untuk investasi dalam TIK, peran ICT dalam pengembangan kedua negara ini kemungkinan akan meningkat. Demikian juga, peningkatan pendanaan Uni Eropa dan iklim bisnis yang semakin baik juga harus memacu ICT investasi di Slovakia, telah menjadi anggota Uni Eropa. Namun, ini tidak akan menjadi kasus Rusia dan lainnya transisi ekonomi tidak bergabung dengan Uni Eropa. Oleh karena itu risiko bahwa perbedaan dalam kontribusi ICT pertumbuhan antara anggota Uni Eropa dan negara-negara transisi lainnya akan tumbuh. Reformasi yang sama, bagaimanapun juga akan penting untuk merangsang pertumbuhan secara keseluruhan tidak hanya melalui TIK, tetapi juga melalui “ekonomi tua,” tradisional sumber pertumbuhan: inovasi yang lebih intensif, tinggi fisik investasi, dan ditingkatkan kualitas sumber daya manusia. Meskipun demikian, ICT dapat menjadi ampuh sumber pertumbuhan sendiri, karena produksi dan digunakan sampai tahun 2025 cenderung mempercepat ekonomi pertumbuhan di negara-negara CEE oleh lebih dari keempat.
Pada tingkat sektoral, karena ICT yang memproduksi sektor di negara-negara CEE terlalu kecil untuk menjadi utama pendorong pertumbuhan dan karena transisi sederhana pertumbuhan cadangan telah sudah habis, berkelanjutan produktivitas pertumbuhan dan konvergensi dengan the-15 Uni Eropa dan Amerika Serikat sekarang harus bergantung pada penggunaan ICT produktif dalam memproduksi non-ICT sektor, di bidang jasa dan dalam “perekonomian lama”
industri manufaktur. Artikel ini memberikan bukti yang menggunakan ICT memiliki peran penting dalam mendorong Pertumbuhan produktivitas, sebagai ICT-menggunakan industri
melaporkan tingkat produktivitas yang lebih tinggi dari pertumbuhan non-ICT-menggunakan industri.

Menggunakan Keunggulan Kompetitif Teori untuk Menganalisis TI di Sektor Negara-Negara Berkembang

Ketika pertanyaan muncul tentang sektor TI dalam mengembangkan negara, maka kerangka ditarik dari literatur daya saing memiliki peran untuk bermain. Terutama, makalah ini telah menggunakan teori Porter keunggulan kompetitif dan telah menunjukkan memiliki kontribusi untuk membuat dalam menjawab setidaknya tiga jenis pertanyaan penelitian:
• Apakah sektor ini kompetitif?
• Mengapa sektor ini kompetitif?
• Apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan atau melanjutkan ini daya saing sektor?
kontribusi Itu ditunjukkan sehubungan dengan India sektor perangkat lunak, sebuah sektor yang memang memiliki beberapa fitur tertentu tidak ditemukan di sebagian besar negara berkembang
“Pengikut” bangsa-bangsa, penekanan ekspor yang kuat, dan keberhasilannya relatif kompetitif. Fitur-fitur ini, bagaimanapun, tidak membuat perbedaan besar untuk penerapan yang model Porter, yang telah digunakan untuk Analisis sektor perangkat lunak di lain negara berkembang, tapi kemungkinan bahwa perubahan yang disarankan teori Porter di bagian sebelumnya juga akan berharga untuk analisis keunggulan kompetitif lainnya TI sektor dan di negara-negara berkembang lainnya. Tentu saja, akan ada perbedaan antara negara. Analisis kasus India menyarankan bahwa sumber utama keunggulan kompetitif adalah: terus meningkatkan
keterampilan maju, persaingan, clustering, dan pemerintah visi / kebijakan. Hanya kompetitif analisis negara-negara lain akan menunjukkan apakah ini berlaku di tempat lain.

 

Untuk membantu peneliti, identifikasi tulisan muncul tantangan untuk teori Porter yang dapat diselesaikan secara relatif lebih mudah, tetapi juga beberapa kurang mengikuti masalah di sekitar isu kebijakan pemerintah, proses upgrade / inovasi, dan hubungan golbal. Semua ini membutuhkan beberapa identifikasi untuk mengubah ide asli Porter. Meskiun demikian teori Porter terlihat menjadi alat yang berharga untuk pembangunan informasi penetilian.

Menggunakan teori keunggulan kompetitif atas analisis teknologi dan informasi sektor di negara berkembang adalah cara efektif yang diterapkan untuk analisissektor TI di negara berkembang, dengan komponen : Barang, perangkat lunak, infrastruktur, jasa dan isi.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.